Ok!!!
gua memang cuma seorang aktor di dunia ini!!
Tapi, apa gua ga boleh milih tuk jadi seorang sutradara?
Katanya hidup itu pilihan?
Tapi kenapa gua ga boleh milih hidup ini?
Berawal dari saat di mana gua di lahirkan di dunia yang begitu HEBAT ini.
Yah, ini memang dunia yang sungguh HEBAT!
Sejak kecil gua emang udah di anugerahi oleh sang pencipta dengan segala nikmatnya.
Dari kecil hidup gua emang udah keras.
Sangat keras!
Didikan seorang Ayah yang bekerja sebagai Polisi Lalu Lintas. Dan dari seorang Ibu yang sejak masa kecilnya itu Tomboy.
Jadi ga heran kalo gua itu keras kepala.
Dan gua pun juga merasa ga heran dengan yang namanya sepi.
Buat gua sepi itu bukan sebuah keadaan yang telah tercipta, tapi karena dicipta.
Sejak kecil gua punya banyak mimpi dan cita-cita.
Mulai dari seorang Dokter, Guru, Pemain Sepakbola, Pemain band, dan bahkan menjadi seorang Pembalap.
Seiring berjalannya waktu.
Mimpi itu satu persatu perlahan pupus dalam perjalanan.
Banyak penyebabnya.
Kalau gua ceritain bakal jadi 1 buku Biografi tentang gua bisa-bisa. (tapi kayanya bakal jadi side project gua tuh :D)
Intinya sih gua mau cerita Masa Kuliah gua yang baru menginjak Semester 3 ini.
Bagi gua, Kuliah adalah jalan lain gua demi meraih mimpi.
Kenapa gua bilang jalan lain?
Yah karena awalnya gua ga pernah punya pikiran tuk kuliah di jalur ini, yaitu jalur Ilmu Komunikasi.
Ini benar benar bertolak belakang dengan kehidupan gua yang bebas!
Kehidupan gua yang ga pernah mau tau dengan hal lain!
Itu sebabnya.
Dari awal gua masuk kuliah sampe semester 3 ini terus ngerasa Tertatih tatih.
Gua ngerasa kalau ujian buat gua ga pernah berakhir.
Perjuangan pun terus gua lakukan agar ga lagi ngecewain Orangtua gua dan Memupuskan kembali mimpi gua.
Dan harapan gua kelak!
Apa yang gua lakukan saat ini semoga memberikan hasil yang terbaik.
Smoga ada balasan di balik semua ini.
Ga seperti apa yang udah sering gua perjuangkan, Namun tak ada hasil yang gua dapatkan.
Sekian.
Pasti bakal masih banyak lagi story dari gua.
TIPS untuk story kali ini
1. Jangan pernah berhenti berjuang.
2. Perjuangkan semua hingga akhir.
3. Senyum adalah semangat juang kita.
4. Ikhlas dan sabar kunci paling utama saat kita berjuang.
5. Yang terakhir itu DO'A.
Buat apa berusaha kalau di akhir kita ga berdo'a.
Jangan do'a dulu sebelum berusaha.
^-^
Kamis, 29 November 2012
Love Letter
Dear Someone
I make this love letter for someone, and someone is you.
Maybe, this the first time I meet with you. But, In this
first meeting making I earn to lay open all written word in this love letter.
People said, love was blind, love that don’t look into social condition and
age. Yah, it’s which I feel in this time. Only passing this words are I can
defining it.
Meet your eyes make the spirit of in this self have never
extinguished. Your lips defind me the
beauty which can’t be replaced by anything. Your smile make this breath wish
endless always, to be can continue enjoying it. I love you, not only for what
you are, but for what I am when I am with you. I just can say, I don’t wish to
be everything to everyone.
But I would like to be something to someone. And
someone is you.
And I love you for a thousand years. And for me, You are my
light in my darkness.
Langganan:
Postingan (Atom)